Template Tools
Sebuah Kisah
Menukar Nasibmu dengan Dia PDF Print E-mail
Written by Moes Arsyil Ramadhan Afrilla   
Wednesday, 08 September 2010 09:13

Malam yang berselimut awan hitam pekat, setebal angkuhnya yang merasa dia hebat mungkin, hujan baru saja berhenti, tadi saat masih taraweh memang sempat mengguyur sesaat, aku dan teman teman asik di kamar sepulang taraweh, nonton bareng film komedi, memang asik ramai ramai, kasur springbed tempat tidurku sudah dipenuhi 4 teman, sementara dua teman yang lain online di bawah dan di depan televisi. Dunia seakan tawarkan sejuta gelak tawa, sejuta indah, sejuta bahagia, seakan luka dan kecewa tiada pernah menyapa aku dan mereka. Obrolan kami juga sekedar berbagi cerita yang mengundang tawa, tiba-tiba ada suara memanggilku dari depan, aku bergegas menemui pemilik suara.

 

Seorang bapak yang di tangannya memegang dua buah tiang kayu dan papan nama. Aku penasaran apa tulisan di papan itu?.

 
Ketika Aku Ditegur Waktu PDF Print E-mail
Written by Moes Arsyil Ramadhan Afrilla   
Thursday, 02 September 2010 19:50

Aku sebut ini perjalanan, karena aku belum menemukan tujuan, walaupun terkadang seribu tanya menyapa, walaupun sejuta bimbang meraja. Hidup harus tetap berjalan. Selagi masih bernafas aku masih diberi kesempatan menemukan tujuan sebenarnya dari sebuah perjalananku. Teramat panjang memang, tapi aku menikmatinya, aku menyukai tantangan,aku mensyukuri yang kutemui, walau mungkin tiada pernah tercatat tulisan, tapi otakku masih mencatat dan bisa memaparkan dengan lisan jika ada yang bertanya tentang awal perjalananku,yang kusebut mencari kebahagiaan.

 

Siang tadi udara terasa begitu panas, walau tiada berbaur di luar sana, kutau banyak pejalan kaki yang meringis mengutuk hari, sebelum mereka

 
Menggemanya Quran di Negri Kinanah PDF Print E-mail
Written by Adi Nurseha   
Tuesday, 31 August 2010 17:13

Tahun 2007, bulan Agustus tepatnya, embun berjingkrak ria dalam nafas udara yang menganga, menempel mesra di dedauanan hijau pohon-pohon tak berbuah, dan mengirimkan sinyal kesejukan bagi manusia-manusia yang mau menderapkan langkahnya menuju masjid terdekat untuk bersujud dan memanjakkan diri berdialog dengan Allah. Terlihat bulan di sana sayup-sayup menyala, ia tampak malu-malu seperti seorang gadis yang dilamar oleh pemuda yang gagah, sebentar lagi ia akan tenggelam dan memberikan kesempatan matahari untuk berjalan-jalan mengelilingi eksotisnya langit. Sorotannya tak mampu menerangi bumi, namun menggantungnya ia di sana sudah menjadi kenyamanan bagi penikmat rembulan. Terdengar nyanyian anjing-anjing liar dari kejauhan, gonggongan itu menggema, mungkin

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 22

Artikel Islami

Bertemunya Ramadhan dan Agustus

Bertemunya Ramadhan dan Agustus

Dalam dunianya sendiri, seorang anak muda sedang ber-tafakur tentang hidupnya. Ia ingat, bahwa pada saat itu, Agustus telah menjumpainya dengan membaw...

Read more...

More:

Tulisan Bebas

Renungan Ramadhan

Renungan Ramadhan

Rabb…
Mohon ampuni hambaMu yang lemah iman ini,
Tak ada yang bisa hamba lakukan dengan ketidakbaikan yang jelas ada di depan mata hamba, sebab hamba sen... Read more...

More:

Sebuah Kisah

Menukar Nasibmu dengan Dia

Menukar Nasibmu dengan Dia

Malam yang berselimut awan hitam pekat, setebal angkuhnya yang merasa dia hebat mungkin, hujan baru saja berhenti, tadi saat masih taraweh memang sempat mengguyur sesaat, aku dan teman teman asik di k...

Read more...

More:

Kajian Fikih

Hukum Memperingati Malam Nisfu Sya’ban

Hukum Memperingati Malam Nisfu Sya’ban

Di surau-surau sederhana, di mushala-mushala yang anggun, dan di masjid-masjid yang gagah, terdengar informasi bahwa akan diadakannya acara malam Nisf... Read more...

More: